1 Comment

Rem: Hidrolik vs Mekanik?

— In rezimgenjoters@yahoogroups.com, Ferry Hakim wrote:

Dani..nambahin dikit dr info rekan2 yg laen ya.

Hidrolik atau mekanik gak ada hubungannya sama sekali dg pakem atau tidaknya.
Dua2 nya sama2 pakem. Perbedaannya hanya di mekanisme penggerakannya saja.

Kalau mekanik, piston kaliper digerakkan melalui kabel baja yang kita tarik oleh power tangan kita.
Kalau hidrolik, piston kaliper digerakkan melalui media liquid dgn memanfaatkan sifat perbedaan tekanannya.

Dah dr sini dah keliatan krn media yg dilalui adalah cairan, otomatis
power yg dibutuhkan tangan kita akan jauh lebih kecil/enteng dibanding kabel baja.
Kalau hanya dipake utk jarak pendek atau XC aja, efek hidrolik atau mekanik marjinal sekali. Tapi kalau utk medan dg turunan panjang macam si patuha kemarin yg 16 km non stop, jelas memakai hidrolik akan lebih nyaman. Dan juga utk medan yg sgt teknikal hidrolik memiliki keunggulan krn mungkin kita hanya membutuhkan 2 jari utk pengereman shg kita bisa lebih konsentrasi ke steering melewati trek tsb dibandingkan mekanik yg harus mendayagunakan semua jari.

Lalu apa kelemahan hidrolik ?

Pertama, jelas harga hidrolik relatif lebih mahal dibanding mekanik.

Kedua, perawatan dan pemeliharaan yg butuh perhatian ekstra. Harus selalu di cek tabung reservoirnya , trus juga jg smp ada kebocoran. Bayangin kl pake hidrolik ditengah2 trip trus bocor, kyknya gak mungkin deh kita harus bleeding remnya ditengah hutan.

Tp selama perawatannya ok, kasus kebocoran relatif jarang kok, apalagi teknologi dan desain yg skrg makin oke.

O iya, tambahan utk jenis minyak yg dipakai utk hidrolik itu ada 2 jenis :

- minyak rem pake jenis DOT 4, titik didih lebih tinggi tp rentan
korosif thd cat frame kalau bocor

- jenis mineral oil, titik didih lebih rendah dr DOT 4. artinya utk
sesi turunan yg super duper panjang performanya akan lebih cepat menurun. Tapi relatif aman utk frame & komponen lainnya..

Jadi, terserah masing2. Kalau kitanya tipe rider yg gak masalah dg power, mainnya grasak grusuk, hantam kromo, kurang telaten sm sepeda dan gak mau ambil resiko..mungkin mekanik lebih cocok.

Tapi kalo kita tipe2 rider yg berteknik, orangnya apik dan kebetulan budget jg cocok, ya silahkan nikmati kenyamanan rem hidrolik dg modulasi nya yg aduhai.

segitu dulu aja forward-an email dari Yerwin & Deni, info lanjutnya
tanya langsung ke mereka ya..hi..hi..hi

2010/1/18 Feldani Effendy
>
>
>
> Halo kawan,
>
> Mau tanya dong kekurangan dan kelebihan rem hidrolik????
>
> Thanks,
> DeNi


Please consider the environment before printing.

— End forwarded message —

About simulacra76

kelana jenggala | menulis profil orang-orang biasa, yg semangatnya luarbiasa | pekerja serabutan | skrg hny menulis blog, tp suatu hari nanti pasti menulis buku

One comment on “Rem: Hidrolik vs Mekanik?

  1. thanks nfo nya
    kebetulan mo upgare ke hydrolik neh ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: